Oleh: akang | Desember 28, 2008

Kepedulian Akan Sesama

Assalamu’alaikum…..

Sahabat-sahabat kangagoy dah lama ya kang agoy gak nulis lagi maklumlah kangagoy khan lagi cari job yang pas buat akang….trus ketambah lagi kang agoy khan baru belajar bikin blog jadi agak pusing kalo belajar sendiri….kalo ada yang mo berbagi ilmu akang siap menerima masukan apa saja yang penting bermanfaat bagi akang.

Pertemuan kali ini akang akan mengangkat mengenai kepedulian akan sesama….untuk zaman sekarang ini orang kadang banyak yang acuh tak acuh akang lingkungan di sekitarnya, malahan pura-pura gak liat yang lebih sadis lagi dianggap tidak ada…sikap seperti itu sangat tidak baik…

Kita akan ambil contoh…misalkan kita berada di sebuah tempat kost…terus dapurnya atau apa ke, itu jadi satu…terus kita liat cucian kotor berantakan! apa kita akan tinggal diam atau malah sebaliknya pura-pura gak liat…terus akang mau nanya nyaman gak dengan keadaan lingkungan seperti itu…? pasti enggak khan …karena lingkungan seperti itu akan mendatangkan penyakit….apalagi sekarang cuaca sedang tidak setabil…

jadi maksud akang di atas tadi adalah seandainya kita mau hidup mandiri kita harus bisa peduli akan lingkungan di sekitar kita jangan mentang-mentang hidup mandiri terus semuanya dilakukan sendiri gak peduli pada orang lain…

intinya kita mesti saling bantulah jangan acuh…karena dalam agama juga kita tidak di anjurkan untuk bersikap acuh…

Oleh: akang | Desember 28, 2008

BELAJAR BAHASA JEPANG (Part 1)

Assalamu’alaikum….!
Ketemu lagi nie…Gimana nih kabar temen-temen..? moga aja baik….nah pertemuan kali ini akang mau ngajak temen-temen belajar mengenai bahasa Jepang! ya punya ilmu dikit diamalin…moga aja ada sedikit yang nyangkut  terus jadi pahala dech buat akang…hehehe.
Belajar bahasa Jepang susah gak ya…? Sebenarnya belajar bahasa Jepang itu gak susah-susah amat asal kita gak nganggap hal itu sulit pasti mudah…walaupun wujud huruf Jepang itu kaku (menurut huruf kanji) namun bahasa Jepang tersusun atas silaba-silaba yang tetap yang sebenarnya mudah dilafalkan ( namun tak mudah dilafalkan oleh pemula ).
Berbeda dengan bahasa Cina, bahasa Jepang dilafalkan secara tegas. Satu-satunya variasi pelafalan adalah perbedaan pelafalan huruf konsonan, maupun pelafalan vokal rangkap dengan satu vokal.
Strukturnya juga berbeda dengan tata bahasa Cina ataupun Inggris, namun itu bukan berarti bahasa Jepang itu sulit. Susunan katanya emang terbalik dan tak masuk akal, tapi arti tetap sama. Bahasa Jepang adalah bahasa yang mudah disesuaikan. Temen-temen dapat mengubah susunan kata maupun frasa atau bahkan dapat menghilangkan suatu unsur kalimat dan ini masuk di akal…
VOKAL
Dalam bahasa Jepang ada 5 bunyi vokal a, I, u, e, o. dan bunyi vokal di akhir kata selalu diucapkan. Bunyi vokal dapat dibaca pendek maupun dipanjang. Bunyi vokal yang dipanjangkan di tandai oleh adanya garis / bar di atas vokal.
Vokal pendek
A seperti pada kata “ kapsul “
I seperti pada kata “ taring “
U seperti pada kata “ tustel “
E seperti pada kata “ pendek “
O seperti pada kata “ top “

Vokal yang dipanjangkan
Aa seperti pada kata “ pita “
Ii seperti pada kata ” bayi “
Uu seperti pada kata “ guru “
Ee seperti pada kata “ sate “
Oo seperti pada kata “ solo “
Penting untuk berhati-hati dalam mengucapkan vokal panjang ini. Karena banyak kata-kata yang sama ejaannya, namu artinya berbeda seperti “suki” yang artinya “suka” dengan “sukii” yang artinya “hal bermain ski”.
KONSONAN
Konsonan diucapkan seperti pada bahasa Indonesia pada umumnya tetapi dengan pengecualian sebagai berikut :
Bunyi l tidak terdapat dalam bahasa Jepang, dan konsonan ini diucapkan seperti huruf r. misalkan London diucapkan “rondon”.
Seperti n dalam bahasa Indonesia kecuali pada akhir sebuah kata.yang diucapkan dengan bunyi sengau, dan tidak diucapkan dengan menyentuhkan ujung lidah ke bagian belakang dari gigi depan.
F apabila digabungkan dengan U pada awal kata akan berbunyi seperti “hu”.
Apabila n terletak di depan “ya”, “yu”, “yo”, mmaupun sebuah vokal dan temen-temen mau memenggalnya, maka harus menambahkan tanda apostrof ( ‘ ). Misal hon’yaku, tan’I ( terjemahan, unit ).
Terus perlu dicatat bahwa desu, yakni sebuah kata yang sering dijumpai dengan arti “adalah”, harus diucapkan “dess”.
Nah untuk kali ini sampai di sini dulu tar kapan-kapan di sambung lagi….sampai jumpa di “BELAJAR BAHASA JEPANG Part 2”….

Oleh: akang | Desember 14, 2008

Salam hangat dari Kangagoy

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarokatuh.

Temen-temen, bagi kalian yang pengen ngasih saran atau cuma baca-baca, boleh liat-liat di sini. Siapa tau ada yang nyangkut… Hehehe!

Ya udah, Kangagoy cuma mau bilang selamat menikmati blog dari Kangagoy…

Dozou…

Arigatou Gozaimasu…

Kategori